Seminar Penelitian dan Pameran Wahana Pembelajaran PGMI

Ahad, 26 Januari 2020, PGMI STAI Persatuan Islam Garut melangsungkan Seminar Penelitian serta Wahana Pembelajaran Guru. Acara ini diselenggarakan oleh Mahasiswa PGMI semester 7, 5, 3, dan 1. Acara yang berlangsung di kampus bening STAI Persatuan Islam Garut ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, guru, serta tokoh pendidik.

Kegiatan dibuka dengan pengantar yang disampaikan al-ustadz Yusup Tajri M.Pd selaku Ketua Prodi PGMI STAI Persatuan Islam Garut. Dengan menghadirkan dosen-dosen kompeten yaitu Dr. Ajat Supriatna M. Pd dan Fenti Inayati M. Ag selaku pemateri, seminar ini membahas mengenai materi “Membangun Keunggulan Institusi Pendidikan melalui Penelitian yang Inovatif”. Dr. Ajat membahas secara mendalam mengenai metodologi penelitian, adapun Ibu Fenti secara concern membahas media pembelajaran bagi seluruh calon pendidik dan para pendidik yang hadir. Selain ilmu yang bermanfaat, seluruh peserta mendapatkan snack dan sertifikat.

Dilanjutkan dengan presentasi proposal penelitian mahasiswa PGMI semester VII. Masing-masing mahasiswa diberi kesempatan untuk berbicara di depan seluruh peserta yang hadir berkaitan dengan proposal penelitian yang telah dibuat sesuai dengan materi seminar yang diusung. Proposal penelitian ini untuk selanjutnya digunakan menyusun skripsi sebagai salah satu tugas akhir kelulusan di kampus STAI Persatuan Islam Garut.

Acara pamungkas yaitu Wahana Pembelajaran Guru, merupakan pameran media pembelajaran dan karya seni. Lebih dari 60 media yang dipajang merupakan hasil karya kreativitas dan inovasi yang dibuat mahasiswa PGMI dari semester 1, 3, dan 5. Media-media yang dibuat merupakan produk dan aplikasi mata kuliah yang telah diterima satu semester sebelumnya. Terdapat berbagai macam media, mulai dari media tematik yang telah disesuaikan dengan KI – KD, media yang berbentuk dua dimensi, tiga dimensi, tayangan video, dan lain sebagainya. Mengusung tema “Mengembangkan inovasi kreativitas dan pembelajaran yang menyenangkan” peserta seminar dapat melihat dan bertanya langsung mengenai media yang dipajang. Hal ini  agar dapat menjadi referensi dan menambah wawasan peserta seminar selaku pendidik untuk dapat diterapkan pada anak didik.

Akhirnya, acara yang diselenggarakan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. Khususnya bagi mahasiswa PGMI yang selanjutnya dan secara regenerasi akan melakukan penelitian dan terus mengembangkan ide-ide luar biasa untuk Pendidikan. Serta bagi seluruh pendidik agar dapat mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk menjadi pendidik yang professional. (*Asfahany)